• pembengkakan "kelenjar" di samping leher

    assalamualaikum wr wb kakak saya mempunyai benjolan di leher samping kanan. ukuran-nya sebesar kelereng. dalam beberapa bulan berat badan-nya turun drastis. terjadi perubahan di warna kulit, menjadi kusam. usia kakak saya 33 thn punya anak 2. terakhir melahirkan tahun 2007. katanya sih benjolan-nya ngga begitu sakit tapi dia cepet merasa lelah. karena kakak saya tinggal di ciamis, tampaknya dia malas berobat ke rs. besar. jadi selama ini cuma pakai obat dari mantri. seandai nya bisa membantu, kira-kira obat herbal apa ya untuk kakak saya ini karena saya khawatir jika terlalu banyak dan lama mengkonsumsi obat tanpa resep dokter. terima kasih wassalamualaikum wr wb


    Jawaban :

    Wa’alaikum Salam,Wr.Wb.

    Saudari Dewi yang saya hormati, semoga anda dan keluarga saat ini selalu dalam lindungan, rahmat, hidayah dan keberkahan Alloh SWT. Kelenjar gondok atau disebut kelenjar tiroid, adalah kelenjar yang normalnya berlokasi dibagian tengah-depan dari leher kita. Ada tiga bagian yaitu : lobus kanan, lobus kiri dan lobus intermedius yang menghubungkan lobus kanan dan lobus kiri.

    Dalam keadaan normal, kelenjar tiroid berukuran kecil, dengan berat hanya 2-4 gram posisinya di leher depan bagian tengah dan tidak teraba. Sehingga pada leher orang normal tidak tampak tonjolan atau massa yang mengganggu pemandangan seperti apa yang kita lihat pada penderita gondok.

    Fungsi kelenjar tiroid yaitu mengatur metabolisme tubuh. Maka dikenal beberapa istilah seperti : eutiroid, hipertiroid dan hipotiroid.

    Eutiroid adalah keadaan dimana besar dan fungsi kelenjar gondok dalam keadaan normal. Hipertiroid, berarti kelenjar gondok bekerja melebihi kerja normal sehingga biasanya kelenjar gondok membesar dan juga akan didapatkan hasil laboratorium untuk hormon TSH, T3 dan T4 yang berada diatas ambang normal. Hipotiroid kebalikan dari hipertiroid, disini kelenjar gondok bekerja dibawah normal, sehingga ketiga hormon tadi kadarnya didalam serum di bawah angka normal. Apa gejala dan dampak dari kelainan kelenjar gondok ini ?

    Gejala hipertiroid biasanya : si penderita hiperaktif, banyak bergerak. Badan berkeringat berlebihan, suhu tubuh hangat, jantung berdebar-debar, tangan sering gemetar, bola mata agak menonjol. Banyak bicara susah diam, makan banyak akan tetapi badan tetap kurus dan seterusnya.

    Penderita hipotiroid umumnya badan suhunya dingin, lembab. Penderita biasanya obese (kegemukan), malas bergerak dan malas bicara. Biasanya lidahnya tampak besar dan tebal. Makan tidak banyak, akan tetapi tubuhnya gemuk. Semuanya kebalikan dari gejala hipertiroid.

    Pada hipertiroid , peradangan kelenjar tiroid maupun adanya neoplasma atau tumor kelenjar gondok, maka kelenjar itu akan membesar, berupa benjolan atau massa yang bisa diraba pada leher tengah bagian depan. Ciri khasnya : benjolan itu akan turut bergerak saat penderita melakukan gerakan menelan. Artinya bila penderita disuruh melakukan gerakan menelan, maka si benjolan tadi bergerak ke atas dan ke bawah, sesuai dan mengikuti irama gerakan menelan si penderita.

    Sakitkah benjolan tadi ? Jawabnya : ada yang sakit dan ada yang tidak. Tergantung jenis kelainan yang ditemukan, biasanya bila akibat peradangan akan dirasakan sakit atau nyeri. Nyeri disini bisa nyeri spontan, artinya nyeri tanpa dilakukan penekanan terhadap benjolan. Dan atau nyeri tekan, yaitu nyeri bila benjolan ditekan pada saat dilakukan pemeriksaan.

    Apakah penderita merasakan demam ? Jawabnya : bisa ya dan bisa tidak. Biasanya demam dirasakan pada awal kemunculan massa di kelenjar gondok itu dan demam biasa dijumpai pada kasus peradangan. Sedangkan pada neoplasma atau tumor kelenjar tiroid, biasanya penderita tidak akan merasakan nyeri maupun demam.

    Mengenai tumor tiroid, kita mengenal ada yang jinak dan ada yang ganas. Neoplasma jinak biasanya jenis struma adenomatosa dan adenoma folikuler tiroid. Sedangkan neoplasma ganas umumnya yang tersering adalah karsinoma tiroid papilliferum.

    Penderita kelainan kelenjar gondok biasanya 80-90 persen adalah wanita. Sedangkan laki-laki sangat jarang. Namun demikian, prosentase keganasan pada penderita laki-laki cukup tinggi sekitar 60-70 persen dari seluruh kasus penderita kelainan tiroid pada laki-laki.

    Pada pengobatan yang dapat anda lakukan di “klinik Sehat”, anda dapat melakukan beberapa terapi seperti pengobatan herbal, bekam, Akupunkture dan Akupressure. Untuk pengobatan dengan herbal anda dapat mengkonsumsi beberapa obat seperti Morindae, Vincoblast, Habbatussauda, Imunocaps dan madu. Pengobatan dengan bekam adalah dengan cara mengambil atau mengeluarka
    n darah yang banyak mengandung radikal bebas dan racun pada tubuh (laktat). Sehingga resiko berakumulasinya sel kanker dapat dikurangi. Dan terapi menggunakan Akupukture dan Akupressure adalah memperlancar aliran darah dan mengaktifkan system persarafan pada daerah setempat. Kemudian terapi yang sangat efektif anda dapat melakukan terapi sunah lainnya seperti Puasa. Sehingga dengan terapi ini secara aktif sel kanker dapat dimatikan. Selamat mencoba, semoga kesehatan kakak anda semakin membaik. Amien Ya Robil’alamin !

    Wassalamu’alaikum, Wr.Wb.

     

    Print Friendly
    Leave a reply →

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.

Photostream

Print Friendly

Login

Register | Lost your password?