• Normalkah BAB bayi saya?

    Assalamu’alaikum..Dokter, sdh 11 hari bayi saya (5 bulan) BAB dalam sehari 4-7 kali. Biasanya klo pagi bangun tidur dan sore jam 4an BAB agak banyak selain itu keluar sedikit-sedikit. Di atas jam 5 sore sampai bangun tidur tidak BAB. Bentuknya cenderung berair, ampasnya kadang berbentuk biji2an, kadang berserat dan juga berlendir. Pernah dua kali BAB (dlm jarak berdekatan) terdapat lendir kental berdarah (bkn darah segar), setelah itu tidak lagi. Kondisi bayi saya tetap aktif, ceria dan tidak lemas. Sehatkah bayi saya? Sy khawatir ada masalah dengan pencernaannya. Mohon penjelasannya. Terima kasih

    Jawaban :

    Wa’alaikum Salam,Wr.Wb.

    Ibu yang di Rahmati Alloh SWT, gangguan pencernaan yang paling umum terjadi pada anak adalah diare dengan aneka penyebab. Pada bayi, terutama karena saluran pencernaannya yang belum matang, sedangkan pada balita kebanyakan karena salah makan. Selain infeksi virus, salah satu penyebab diare pada bayi adalah penggunaan susu formula, kebersihan botol susu, kebersihan badan, alat bermain, dll. Bila dilihat dari segi pencernaan, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi karena ASI mengandung zat lengkap termasuk enzim laktase yang berguna untuk mencernakan laktosa. Perlu diketahui, jika tubuh kekurangan enzim laktase akan memunculkan gejala-gejala kembung atau mencret setelah minum susu. Nah, komposisi susu formula walau telah diolah secanggih mungkin, tetap tidak akan bisa menyamai ASI.

    Sedangkan penyebab diare pada balita lebih beragam. Bisa karena infeksi bakteri, virus, dan amuba. Bisa jadi juga akibat salah mengonsumsi makanan.
    Protein susu sapi merupakan bahan makanan terbanyak penyebab diare. Makanan lain penyebab timbulnya alergi ialah ikan, telur, dan bahan pewarna atau pengawet.

    Cara Mengatasi:
    Ketika diare, jaga jangan sampai terjadi dehidrasi. Usahakan si kecil tetap minum (ASI, susu formula, atau cairan lain seperti air madu). Pada anak yang sudah lebih besar, berikan larutan oralit atau madu. Biasanya balita perlu sekitar 3 bungkus oralit yang masing-masing dicampur ke dalam 200 cc air atau 2 sendok makan madu yang dicampurkan ke dalam 200 cc air ditambahkan sedikit garam.

    Jangan berikan sekaligus, tapi sedikit demi sedikit sampai habis. Hindari memberi makanan yang merangsang timbulnya sakit perut (contonya buah yang masam, coklat, permen, keju, mayones, yogurt, dll). Untuk sementara, beri makanan lembek agar mudah dicerna (contonya bubur nasi) untuk balita. Dan untuk bayi hanya perbanyak mengkonsumsi ASI. Semoga bermanfaat !!!

    Wassalamu’alaikum,Wr.Wb.

    ??

    Print Friendly
    Leave a reply →

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.

Photostream

Print Friendly

Login

Register | Lost your password?