• mengapa 2 bulan ini siklus haidku 11 hari?

    Ass. Dokter. Saya wanita 29 th. Sudah menikah selama 3 tahun. Dan kami belum dikaruniai keturunan. Suami saya kebetulan bekerja di luar jakarta. Kami bertemu hanya hari sabtu dan minggu saja. Akhir-akhir ini selama 2 bulan berturut-turut saya mendapatkan haid dalam 1 bulan 2x. Contoh tgl 10 saya haid pertama selama 7 hari dan tanggal 28 selama 7 hari juga di bulan yang sama saya haid kembali. Dan darah yang keluar pada 2 bulan itu sama-sama dengan volume yang banyak namun normal, dan Alhamdulillah saya tidak mengalami rasa sakit apapun di perut saya. Yang saya tanyakan mengapa hal itu terjadi? Apa yang terjadi dgn organ reproduksi saya? Bagaimana caranya agar saya dapat cepat mempunyai keturunan. Pernah saya ke dokter, katanya saya mengalami gangguan hormonal, karena sebelumnya haid saya siklusnya panjang (2-3 bulan tidak haid) tidak seperti 2 bln terakhir ini pendek. Obat dan makanan apa yang hrs saya dan suami konsumsi agar kami cepat dapat keturunan? apa ada hubungannya belum dikaruniai keturunan selama ini karena hidup kami yang terpisah? Oya untuk dokter ketahui berat badan saya termasuk kedalam obesitas. Apakah obesitas itu termasuk dalam belum adanya keturunan bagi kami ? Dan obat dan makanan apa yang bisa menurunkan obesitas saya karena saya gemuk dari kecil. Terimakasih dok, atas jawabannya.

    Wa’alaikum Salam,Wr.Wb.

    Ibu Endah yang saya hormati, Insya’Alloh anda dan keluarga selalu dalam lindungan, Rahmat dan keberkahan Alloh SWT. Untuk memperjelas sedikit tentang beberapa hal penting masalah menstruasi dan masalahnya, maka saya akan menjelaskannya. Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan pendarahan dan terjadi secara berulang setiap bulan kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi yang berulang setiap bulan tersebut akhirnya membentuk siklus menstruasi. Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama menstruasi sampai tepat satu hari sebelum menstruasi bulan berikutnya. Siklus menstruasi berkisar antara 21-40 hari, dan hanya sekitar 10-15% wanita memiliki siklus 28 hari. Siklus menstruasi dibagi menjadi 3 fase yaitu, fase folikuler, fase ovulatoir dan fase luteal. Siklus menstruasi dipengaruhi oleh serangkaian hormon yang diproduksi oleh tubuh yaitu Luteinizing Hormon , Follicle Stimulating Hormone dan estrogen. Selain itu siklus juga dipengaruhi oleh kondisi psikis si wanita sehingga bisa maju dan mundur. Untuk itu pemahaman mengenai bagaimana terjadinya menstruasi dan bagaimana siklus menstruasi itu perlu dipahami kaum hawa secara lebih terperinci. Bagaimanakah cara menghitung siklus menstruasi, siklus dan lamanya menstruasi bisa diketahui dengan membuat catatan pada kalender. Dengan menggunakan kalender tersebut, tandailah siklus anda setiap bulannya. Setelah beberapa bulan, anda bisa mengetahui pola siklus anda dan hal ini akan membantu anda dalam memperkirakan siklus yang akan datang. Tandai setiap hari ke-1 dengan tanda silang, lalu hitung sampai tanda silang berikutnya. Dengan demikian anda dapat mengetahui siklus menstruasi anda.

    Masa subur ditandai oleh kenaikan Luteinizing Hormone secara signifikan sesaat sebelum terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium). Kenaikan LH akan mendorong sel telur keluar dari ovarium menuju tuba falopii. Didalam tuba falopii ini bisa terjadi pembuahan oleh sperma. Masa-masa inilah yang disebut masa subur, yaitu bila sel telur ada dan siap untuk dibuahi. Sel telur berada dalam tuba falopi selama kurang lebih 3-4 hari namun hanya sampai umur 2 hari masa yang paling baik untuk dibuahi, setelah itu mati. Siklus haid yang lebih dari siklus normal, 40 hari, berhubungan erat dengan olulatory (tidak adanya sel telur yang dihasilkan indung telur). Sedangkan siklus haid yang panjang dan datang tidak teratur bisa disebabkan oleh banyak hal, diantaranya disebabkan oleh kista ovarium. Jika anda mengalami masalah ini sebaiknya memeriksakan ke dokter.

    Secara medis jika pasangan suami istri belum dikarunia keturunan lebih dari 1 (satu) tahun maka bisa disebut infertile (tidak subur). Penyebabnya bisa dari pihak suami maupun istri. Untuk mencari penyebab biasanya dokter (Spesialis kebidanan dan kandungan) akan menyarankan serangkaian pemeriksaan antara lain analisa sperma (suami), USG, kadar hormone , HSG (istri).

    Tetapi secara umum kami menyarankan kepada pasangan yang belum dikarunia anak untuk melakukan :

    1. Ihlas dan pasrah kepada Allah.
    2. Puasa sunnah (senin kamis, atau puasa daud) untuk mendetoksifikasi tubuh dan berfungsi memperbaiki sistem reproduksi. Pasti juga dapat menurunkan berat badan anda bila anda rutin melakukannya.
    3. Sedekah secara rutin dan ihlas.
    4. Berhubungan seksual secara teratur 3 hari sekali. sebaiknya senin dan kamis pagi. jangan setiap hari atau seminggu sekali
    5. Perbanyak makan buah dan sayur (tauge dan susu kedelai).
    6. Cukup istirahat dan berolahraga secara teratur.

    Sesungguhnya Allah selalu bersama orang-orang yang ihlas dan selalu bersedekah..Selamat mencoba !

    Wassalamu’alaikum,Wr.Wb.

    Print Friendly
    Leave a reply →

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.

Photostream

Print Friendly

Login

Register | Lost your password?