• Klinik Sehat Membantu Korban Tragedi Bintaro 2013

    Klinik Sehat Membantu Korban Tragedi Bintaro 2013

    Kembali kecelakaan merenggut korban nyawa di perlintasan kereta api bintaro senin, 9 Desember 2013 jam 11.30. Sejak kecelakaan besar tabrakan kereta di tempat yang sama tahun 1987 lalu, sebenarnya sudah sangat sering terjadi kecelakaan di tempat tersebut. Namun memang karena korbannya pengendara motor, bajaj atau kendaraan umum, maka tidak sampai terekspos ke media secara masif seperti kejadi 9 Desember. Tabrakan terakhir ini melibatkan truk tangki bensin pertamina yang mengangkut bahan bakar sebanyak 24.000 lt. Sehingga terjadi kebakaran hebat dan gerbong kereta juga terjungkal. Dan juga di tengah pemerintah jabodetabek sedang giat-giatnya menyelesaikan masalah transportasi masalah melalui comuter line.

    Kecelakaan kali ini sangat menjadi perhatian forsimpta dan klinik sehat, karena saat ini gedung dakwah forsimpta terletak sekitar 100m dari perlintasan kereta api yang sering terjadi kecelakaan. Kami setiap hari menyaksikan kemacetan jalan di pagi dan sore hari yang sangat parah hingga kadang ngeri sekali melihat kendaraan yang akan melintasi rel kereta api. Hingga saat ini (selama belum ada solusi) silahkan disaksikan langsung kemacetan yang terjadi setiap pagi dan sore. Hal ini disebabkan karena ada 5 jalan yang berada di sekitar perlintasan kereta tersebut. Doa kami semua setiap hari, jangan sampai terjadi kecelakaan, karena petugas kepolisian saja kami lihat sudah sangat kewalahan mengatur jalan di perlintasan kereta tersebut.

    Saat kejadian terjadi kebetulan di ruang pelatihan gedung dakwah forsimpta sedang berlangsung pembekalan agen oleh dr. Agus Rahmadi Direktur Klinik Sehat. Seketika saat kejadian kecelakaan, langsung saja secara spontan semua rekan-rekan yang di gedung dakwah forsimpta membantu korban yang dievakuasi sementara ke masjid At Takwa tempat kami biasa sholat lima waktu. Ceritanya sangat dramatis, teman-teman ketika diawal kejadian dilarang juga membantu karena dikhawatirkan membahayakan. Namun setelah penumpang mulai keluar dari kereta, masyarakat mulai membantu mereka. Dengan obat-obatan yang ada, dr. Agus dan beberapa rekan menangani pasien di masjid sebagai pertolongan pertama hingga dievakuasi ke rumah sakit.

    Akhirnya kami sangat berharap dan berdoa kepada Allah semoga kejadian ini tidak terulang kembali dengan upaya terbaik menyelesaikan kisruh lalu lintas di perlintasan kereta api bintaro permai. Tokoh masyarakat setempat mengatakan, kalo sudah begini masih harus menunggu berapa banyak korban yang akan terjadi lagi hingga penyelesaian secara komprehensif dari pemerintah.

    Print Friendly
    Leave a reply →

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.

Photostream

Print Friendly

Login

Register | Lost your password?