• Dua Unsur Penting dalam Pengobatan Ala Nabi

    Dua Unsur Penting dalam Pengobatan Ala Nabi

    Pengobatan ala nabi menjadi tren akhir-akhir ini. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap khasiat pengobatan yang dipraktekkan dan dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Namun, benarkah pengobatan ini masih relevan dengan zaman sekarang di mana banyak sekali penyakit baru bermunculan?

    Sebelum membahas tentang macam-macam serta keampuhan dari pengobatan ini, ada baiknya jika masyarakat tahu terlebih dahulu tentang istilah pengobatan tersebut. Pengobatan ala nabi dalam istilah bahasa Arabnya adalah thibbun nabawi. Istilah ini sebenarnya muncul jauh setelah Nabi sudah wafat. Ketika Nabi masih hidup, pengobatan ini sudah dijalankan dan dipraktekkan. Hanya saja, masyarakat pada waktu itu belum memberi nama. Istilah ini baru ada di abad ke-13. Menurut sejarah, Ibnu Qayyim adalah orang yang memunculkan istilah pengobatan ini. Ibnu Qoyyim menjelaskan bahwa tibbun nabawi atau pengobatan ala Nabi merupaka pengobatan di mana proses penyembuhan penyakit yang bersifat ilahi dan qath’i. Artinya, proses pengobatan tersebut memadukan antara kesempurnaan akal dengan sumber yang berupa wahyu.

    Dari keterangan di atas, masyarakat akan mengerti bahwa ada dua unsur penting dalam pengobatan ini. Yang pertama adalah unsur pengetahuan. Unsur yang satu ini tidak jauh beda dengan pengobatan modern. Nabi pada waktu masih hidup menggunakan kecerdasaan beliau untuk meramu ramuan untuk menyembuhkan segala penyakit. Seperti contoh, Nabi selalu menganjurkan seseorang yang sedang sakit untuk mengkonsumsi jintan hitam atau habatussauda, madu, minyak zaitun, air zam-zam dan juga kurma. Nabi mengerti bahwa makanan serta minuman tersebut berkhasiat meredakan penyakit tertentu. Akan tetapi, unsur yang kedualah yang menjadikan pengobatan ala nabi  ini berbeda dengan metode pengobatan lain. Unsur yang kedua adalah unsur ilihiah. Yang dimaksud dengan unsur ilihiah ini menekankan pada penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah sebagai zat yang menguasai segala-galanya. Allah juga zat yang menyembuhkan segala jenis penyakit. Oleh karena itu, pengobatan ala Nabi ini tidak hanya menfokuskan pada pengetahuan, yaitu memanfaatkan bahan-bahan dari alam, tapi juga kegiatan untuk menyerahkan segalanya kepada Yang Maha Kuasa, yaitu Allah SWT seperti shalat, berdzikir, dan juga berdoa.

    Berdasarkan keterangan diatas, klinik sehat mencoba memadukan pengobatan modern dan pengobatan ala nabi. Insya Allah akan membantu dan memberikan solusi kesehatan yang Islami dan alami.

    Print Friendly
    Leave a reply →

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.

Photostream

Print Friendly

Login

Register | Lost your password?