• Berat badan tidak naik vs flek

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Anak pertama saya laki-laki 2,4tahun tinggi sekitar 82cm, dari 6bulan yang lalu berat badannya tidak naik-naik 10kg terus.. Pada saat posyandu ada kader kesehatan datang kemudian saya tanyakan jawabnya kemungkinan anak saya terkena flek dikarenakan saat tidak beraktifitas (tidur) selalu keluar keringat. Kader tersebut memang bilang ini hanya salah satu ciri saja, belum tentu anak saya terkena flek dan dia menyarankan untuk test lab guna mengetahui lebih jelasnya. Saya masih agak ragu untuk menjalaninya karena setelah saya mencari informasi di internet ciri-ciri flek lainnya yang saya rasa cukup berat tidak terdapat pada anak saya (setidaknya dalam 6bulan ini) seperti : batuk, sering sakit, juga tidak ada benjolan di leher anak saya.

    Dia memang tergolong agak susah makan. Dan sebagai informasi anak saya makan 2x sehari karena tidur siangnya sangat lama 3-4jam, biasanya sekitar jam 11-12siang sampai jam 3-4sore. Jadi dia hanya makan pagi dan malam saja. Apakah hal tersebut juga mempengaruhi bb-nya yang tidak naik tersebut?
    Aktifitasnya juga sangat tinggi, bisa dikatakan tidak pernah mau diam, selalu berlari dan bergerak kesana kemari. Terlebih sekarang mulai banyak kosa kata yang dia tahu sehingga dia selalu ngoceh terus dan mengulang setiap perkataannya.

    Apa yang harus saya lakukan agar bb anak saya naik dok? Bagaimana porsi makan yang baik sesuai gizi untuk mengatasi hal tersebut? Apakah benar anak saya terkena flek?

    Saya tidak ingin pertumbuhannya terganggu dan saya juga tidak ingin salah langkah dalam mengatasi hal tersebut.. Mohon bantuan dan jawaban lewat email saya. Saya sangat sangat menunggu jawaban dari dokter. Terima kasih sebelumnya dok….

    Ummu Harits

    Wassalam.

    JAWABAN

     


    Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    BB anak yang tak kunjung beranjak naik kadang membuat orang tua (terutama ibu-ibu) khawatir. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan BB anak tidak naik, antara lain asupan makanan yang kurang dibandingkan pengeluaran energinya, cacingan, penyakit flek (tbc) paru, penyakit kronis lainnya, dan keturunan (genetik).

    Jika tidak ada gejala lain yang mendukung kearah suatu penyakit tertentu, maka asumsi pertama adalah karena asupan gizi yang kurang. Untuk mengatasi hal ini maka kita harus pandai-pandai mensiasati agar anak kita mau makan. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa unsur gizi terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin serta tidak ketinggalan air sebagai katalisator metabolisme di dalam tubuh. Berikanlah makanan pada anak dengan variatif agar anak tidak bosan, dan yang penting zat gizinya terpenuhi. Jika anak tidak nafsu makan, bisa diberikan vitamin penambah nafsu makan (biosmart plus). Jika pola makan anak sudah membaik, kemudian diamati selama 3 bulan, apakah BB naik, atau tetap. Jika BB naik berarti tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tetapi jika BB tetap atau bahkan turun, maka kemungkinan anak mengalami suatu penyakit.

    Mulailah dari kemungkinan yang paling ringan yaitu cacingan, berikanlah obat cacing. Lakukan evaluasi, jika tetap tidak ada perubahan, periksakan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan selanjutnya (apakah flek paru atau tidak dan penyakit lainnya). Jika dokter menyatakan sehat-sehat saja dan tidak penyakit, maka kemungkinan terakhir adalah faktor keturunan (jika bapak atau ibunya memang kecil).

    Saran saya, ibu sebaiknya jangan terlalu khawatir. Perhatikan terus pola makan dan asupan nutrisi anak, karena kadang ada anak yang BB sulit naik meskipun dia sehat-sehat saja. Sebaiknya ibu segera memeriksakan anak ibu ke dokter anak terdekat agar dapat diketahui kemungkinan penyebab BB anak ibu sulit naik. (sf/)

    Wassalam.

     

    Print Friendly
    Leave a reply →

Leave a reply

You must be logged in to post a comment.

Photostream

Print Friendly

Login

Register | Lost your password?